Sabtu, 24 Januari 2015

Fitriansyah Kete - Kal-Tim




Kete, Bintang Bersinar dari Samarinda

Percaya diri dan cerdas! Itu kesan pertama yang melekat pada diri Kete. Walaupun bangku SMA tidak pernah diselesaikan, pemuda asal Samarinda ini sangat cerdas dan kritis ketika ditanya target dan taktik dalam balap. Pengalaman balap yang baru saja dilakoninya, ditekuni dengan serius hingga prestasi demi prestasi diraihnya pada usia yang ke-24.

Dilihat dari postur tubuh, pembalap kelahiran Samarinda 9 Maret 1987 ini tampak biasa-biasa saja. Bakatnya yang luar biasa membuatnya cepat melesat hingga masuk kedalam jajaran pembalap bersinar sekelas Hokky Krisdianto, Fl Roy, Muhammad Fadli dll. Jika dilihat dari perawakannya yang tidak begitu tinggi, 170 cm, siapa yang menyangka jika stamina anak kedia dari pasangan Surono dan Rosita ini telah mengibarkan bendera merah putih di ajang internasional kemarin di Sirkuit Autopolis Jepang. Dia telah menjadi kebanggaan Kalimantan Timur semenjak prestasinya dalam PON 2008.

Untuk tingkat nasional mulai dari meraih 3 medali emas saat kompetisi nasional PON tahun 2008 hingga untuk Internasional tercatat meraih juara pertama FIM Asia Nations of Road Racing 2007 Round 4 Shanghai, China dan Juara kedua putaran pertama seri kedua Asian Road Race Championship 2009 di sirkuit Autopolis Jepang. . “Tahun ini targetnya adalah Go Asia dan podium di FIM Asian GP, sementara untuk nasional tentu saja bisa juara lagi di U Mild U Bikers karena hanya U Mild yang bisa menghantarkan saya hingga ke ajang balap Asia,” ucap Kete sesaat sebelum keberangkatannya ke Jepang.

Kesempatan berlaga di Asia ini, tentu saja berkat prestasinya pada U Mild U Bikers 2008. Pembalap yang kini bernaung di bawah bendera Lanay Jaya Racing Team Kutai Barat ini, mengawali kariernya di jalanan. Sebelumnya dia gemar kebut-kebutan di jalan. Dari ‘kenakalannya’ ini, Kete harus menerima berbagai jahitan di beberapa bagian tubuhnya, patah tulang berkali-kali seperti di bagian rusuk dan lengan tangan.

“Itu risiko balapan liar. Karena tidak memakai pelindung, kemungkinan luka sangat besar. Apalagi tanpa asuransi, kalau mati juga siap ditanggung. Tapi itu dulu sebelum akhirnya balapan di sirkuit,” tutur pria yang tidak lulus SMA ini. Dari balapan liar dengan risiko besar yang bisa menjemput nyawa itu, Kete mengaku itu tidak menghasilkan apa pun. Tahun 2003 pemuda yang gemar futsal dan bulutangkis ini mendapat kesempatan untuk menjajal lintasan resmi.

Justru setelah ia menjadi pembalap profesional, Kete paham bahwa balapan liar di jalanan adalah suatu kenekatan yang tidak cerdas. “Pembalap-pembalap jalanan itu sungguh tidak mengandalkan taktik, dulu kami selalu adu cepat di jalan sepi kini mereka sungguh nekad. Kondisi jalan ramai pun mereka saling adu nyali! Seram saya lihatnya,” ujar Kete.

Harapan Kete bagi para calon pembalap jalanan yang menurutnya, beberapa diantaranya memiliki bakat bisa didukung oleh pemerintah. Memberikan porsi lebih dan fasilitas kepada mereka akan mengurangi kecelakaan di jalan raya. Seperti halnya Sirkuit Kalan yang terkenal sebagai salah satu sirkuit permanen yang mumpuni, bisa dipergunakan dengan menyewa sirkuit fasilitas latihan. Keprihatinannya terhadap bakat-bakat terpendam ini terlihat cukup serius menyita perhatiannya.

Fitriansyah Kete, tidak hanya penuh prestasi, namun ia cukup sensitif terhadap nasib teman-temannya. Bintang bersinar sungguh tepat menjadi julukan barunya. Semoga sinarnya selalu akan bersinar di segala podium kemenangan, membawa nama baik Kalimantan Timur dan Indonesia pada khususnya. Selamat berjuang di sirkuit-sirkuit selanjutnya.



Data dan Prestasi :
Nama : Fitriansyah
Nama panggilan : Kete
Tempat/tgl lahir : Samarinda/09 Maret 1987
Hobi : Mancing
Debut : 2003

Prestasi terbaik:
1. 2004
• Juara umum 1 Kaltim Bebek 4 tak 110 CC Tune Up Pemula
• Juara 1 Region Kalimantan Bebek 4 tak 110 CC Tune Up Pemula

2. 2005
• Juara umum 2 Kalimantan Timur Bebek 4 tak 110 CC Tune Up Seeded
• Juara umum 2 Kalimantan Timur Bebek 2 tak 110 CC Tune Up Seeded
• Juara 1 Bebek Region IV Kalimantan Bebek 2 tak 110 CC Tune Up Seeded
• Juara 2 Bebek Region IV Kalimantan Bebek 4 tak 110 CC Tune Up Seeded

3. 2006
• Juara 1 Kalimantan Timur Bebek 4 tak 110 CC Tune Up Seeded
• Juara 1 Kalimantan Timur Bebek 4 tak 125 CC Tune Up Seeded
• Juara 1 Bebek Region IV Kalimantan Bebek 2 tak 110 CC Tune Up Seeded
• Juara 1 Bebek Region IV Kalimantan Bebek 2 tak 125 CC Tune Up Seeded

4. 2007
• Juara 1 FIM Asia Nations of Road Racing Round 4 Shanghai, China

5. 2008
• Juara 1 (3 medali emas) PON XVII Kalimantan Timur
• Juara 1 Bebek 110 cc 4T Tune Up Seeded (MP1) U Mild U Bikers

6. 2009
• Juara 3 Race 1 Asian Road Race Championship 2009 Sepang, Malaysia
• Juara 1 BebekTune Up 4 Tak 110 cc (MP1) U Mild U Bikers Festrack 2009 sirkuit Kalan, Samarinda.
• Juara 2 Race 1 Asian Road Race Championship 2009 Autopolis circuit Jepang.

 Sumber : http://bukubukubagus.blogspot.com/2010/01/racer-profile-fitriansyah-kete-53.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar